Empat Situs untuk Download Font (Plus Review)

Image Source: Creative Curiosity
Seiring dengan berkembangnya konten digital dan promosi digital secara visual, salah satu elemen konten multimedia yang tidak tergantikan adalah font. Font terkadang disebut juga sebagai tipografi. Tipografi ini adalah teknik memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, guna kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Tipografi termasuk seni, karena saat membuat konten multimedia, ada beberapa kaidah yang menuntut kreatifitas desainer agar hasil karya visual tersebut menjadi lebih indah dan bisa menarik perhatian pembaca.

Nah, sebagai pengguna Linux yang font atau jenis hurufnya terbatas, saya perlu menambah kepustakaan font di sistem operasi Linux yang saya gunakan. Untuk instalasinya memang agak tricky, tetapi nggak apa-apa, demi kepustakaan font yang beragam.

Pada Linux, jenis format font yang ada di bawah direktori “/usr/share/fonts/” terbagi menjadi dua, yaitu OpenType dan TrueType. Kalau di sistem operasi lain mungkin ada tambahan format “PostScript”, tapi tidak akan dibahas di sini.


Jadi, apa perbedaan kedua format tersebut?

Font dengan format TrueType dikembangkan oleh Apple dan Microsoft pada tahun 1980an, beberapa tahun setelah font dengan format PostScript rilis. Salah satu ciri dari TrueType adalah sebagian besar menyertakan dua jenis sistem operasi komputer (Macintosh dan Microsoft). Data font TrueType tergabung dalam satu komponen sama, baik untuk penggunaan pada layar monitor dan mesin pencetak. Hal tersebut memungkinkan proses instalasi menjadi semakin mudah, bahkan bagi seseorang yang awam sekalipun. TrueType Font juga dapat berbasis berbagai macam platform bahasa (Unicode).

Sedangkan, font dengan format OpenType merupakan format font baru yang dikembangkan bersama antara Adobe dan Microsoft. Seperti halnya TrueType, OpenType juga memiliki komponen data yang terpadu baik untuk kebutuhan pada layar monitor maupun untuk kebutuhan mesin pencetak. Format OpenType memiliki beberapa keunggulan, di antaranya kompatibilitas dengan berbagai sistem komputer (Macintosh, Windows, Linux) dan penambahan jumlah karakter set yang jauh lebih banyak. Format OpenType memiliki kemampuan hingga 65.000 karakter. Ruang tambahan karakter sebanyak ini memberikan kebebasan bagi desainer font untuk membuat rangkaian karakter huruf kecil yang lebih lengkap, bentuk font alternatif dan karakter-karakter lainnya yang sebelumnya harus dipisahkan menjadi sebuah font baru yang berdiri sendiri. Namun, tidak semua font OpenType memiliki kemampuan penambahan karakter seperti disebutkan di atas. Banyak juga font yang sudah dikonversi dari format PostScript atau TrueType tanpa menambahkan kemampuan tersebut sebagaimana format OpenType yang sesungguhnya. Format OpenType dijual di pasaran yang memiliki ruang tambahan untuk set karakternya, secara tidak resmi disebut juga dengan “OpenType Pro”. Dukungan untuk OpenType Pro tersebut semakin bertambah, namun format ini belum stabil untuk digunakan dalam berbagai aplikasi.

Nah, setelah mengetahui kedua format font tersebut, kali ini saya akan membahas tentang situs untuk mendapatkan font tambahan sehingga daftar pustaka font di komputermu bisa lebih beragam lagi. Simak daftar berikut ini ya teman-teman.

1. Dafont
Sejauh ini, menurut saya Dafont ini tempat download font yang paling nyaman. Soalnya, di Dafont sudah ada kategori untuk font yang ingin diunduh. Posisi kategori tepat ada di atas bagian situs ketika baru masuk situsnya, dan tidak ada dropdown menu lagi. Jadi, selagi lihat-lihat font terbaru (karena di Dafont, font yang baru diunggah oleh desainer font akan tampil paling depan pada bagian “Recently added fonts”). Selain itu, kategori font di sini lebih banyak daripada situs lainnya, sehingga akan memudahkan para pencari font untuk mengunduh sesuai gaya font yang diinginkan. Misal, ada kategori Handwritten, Calligraphy, Sans Serif, Serif, Grunge, Greek, Foreign Look, Fancy, dan lain-lain. License font yang diunduh dari situs ini yaitu “Free for Personal Use”, “Donationware”, “Demo”, dan “100% Free”.

Di situs ini, mungkin beberapa font ada yang sudah diunggah ke Dafont juga. Tapi, di sini kategori yang dipasang itu selain style font juga media untuk pemasangan font. Misal, mau mencari font untuk poster, sudah ada tag kategorinya. Font untuk invitation, kartu nama, banner, header blog, dan lain sebagainya juga sudah ada tag kategorinya. License font yang diunduh adalah “Free for Personal Use”.  
3. FontSpace
Kalau di dua situs sebelumnya, jenis font hanya ditampilkan dalam format hitam putih sebagai preview, di FontSpace ini jenis font yang ingin diunduh akan ditampilkan juga contoh penggunaannya dalam karya visual. Di sebelah kiri overview font adalah preview hitam putihnya, dan di sebelah kanan akan ada tampilan contoh pemakaian font berikut link download dan rating font tersebut. Dibandingkan dua situs sebelumnya, FontSpace juga lebih ringan dan cepat load situsnya. Sedangkan, untuk kecepatan download standar saja, sama dengan dua situs sebelumnya. License font yang diunduh dari situs ini yaitu “Free for Personal Use”.
Di situs ini, preview font akan muncul masing-masing alfabetnya, mulai dari A sampai Z dan angka-angka. Jadi, di Urban Fonts, kita bisa review dahulu masing-masing alfabet dalam font yang tersedia di situs ini sebelum mengunduhnya.

Nah, itulah empat situs font yang bisa teman-teman kunjungi untuk mencari font yang sesuai dengan gaya desain teman-teman. Sebenarnya masih ada banyak situs untuk download font, tetapi saya hanya ulas empat saja dari situs yang sering saya kunjungi. Untuk situs lainnya silakan kunjungi tautan di bawah ini:

***

Sumber: Artikel dibuat berdasarkan pengamatan dan pengalaman pribadi dalam mencari tempat unduh font.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *