8 Aplikasi Editing Video untuk Sistem Operasi Linux

Made with Canva

Dalam dunia multimedia, video menjadi salah satu elemen multimedia yang cukup sukses merebut perhatian di dunia digital. Dengan adanya berbagai situs web yang menyalurkan berbagai konten video, maka para pekerja seni dan pembuat video pun dituntut untuk lebih kreatif.
Namun, seperti yang kita ketahui, aplikasi yang tersebar hanya dapat didukung oleh sistem operasi Windows, MacOS yang dikeluarkan Apple, dan sistem operasi umum lainnya. Sistem operasi Linux yang berbasis sumber terbuka dan juga gratis, tidak begitu banyak memberikan pilihan untuk aplikasi editing video. 
Maka dari itu, artikel blog kali ini akan membahas hal tersebut. Bagi para pecinta Linux dan yang menggemari Linux sebagai sistem operasi di komputer personalnya, bisa mencoba beberapa aplikasi berikut ini untuk mengedit video.
1. Pitivi
Pitivi dapat dipasang pada sistem operasi Ubuntu melalui Software Manager. Dan untuk sistem operasi Linux lainnya, dapat dipasang melalui terminal seperti di bawah ini:
Perintah di atas adalah perintah untuk memasang aplikasi Pitivi dengan aptitude. Untuk sistem operasi yang perintah instalasinya berbeda, silakan melakukan instalasi dengan distro agnostic bundle yang dapat diunduh melalui link ini. Kebutuhan file atau library sebelum mulai memasang aplikasi hanya glibc 2.13 atau versi lebih tinggi. Cara pemasangan hanya tinggal ekstrak file lalu double click pada berkas instalasi.
Pitivi image from Pitivi.org
2. Blender
Blender adalah aplikasi editing video untuk Linux yang menawarkan editing tingkat advance atau untuk tingkat lanjut. Blender memiliki fitur yang beragam sehingga akan menjadi pilihan untuk mereka yang ingin mengedit video secara profesional. Selain itu, aplikasi ini juga memiliki fitur desain tiga dimensi (3D) yang dapat digunakan untuk sculpting atau desain karakter kartun tiga dimensi.
Blender image from Blender Website
Berikut ini beberapa fitur di aplikasi Blender:
  • Modeling tiga dimensi (3D)
  • Gride dan bridge fill 
  • Dukungan N-Gon
  • Akurasi fisik
  • Open Shading Language untuk kustomisasi shaders
  • Skinning otomatis
  • Tools untuk animasi
  • Sculpting atau pemahat digital
  • Fast UV unwrapping
Cara instalasi kurang lebih sama seperti Pitivi, yaitu dengan perintah “sudo apt-get install blender” pada terminal Anda. Untuk sistem operasi lain, dapat melakukan instalasi melalui package biner di halaman unduh Blender.

3. Openshot Video Editor
Openshot adalah salah satu aplikasi edit video yang cukup ringan dan mudah digunakan. Kurang lebih fiturnya sama seperti Windows Movie Maker. Openshot hanya dapat berjalan pada Ubuntu (dan distro turunan Ubuntu) versi 14.04 ke atas.
Untuk melakukan instalasi, Anda dapat menjalankan perintah di bawah ini:
$ sudo add-apt-repository ppa:openshot.developers/ppa
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install openshot-qt
Setelah selesai instalasi, Openshot dapat dibuka melalui menu aplikasi.
4. LiVES
Aplikasi ini dikembangkan untuk menjadi aplikasi yang sederhana dan mudah digunakan. LiVES dapat dipasang pada berbagai platform dan bisa diperluas dengan plugin RFX. Plugin yang ingin dipasang dapat ditulis dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Perl, C++, C, atau Python. Bahasa pemrograman lain juga dapat dipasang. Untuk memasang aplikasi ini, silakan unduh package melalui halaman unduh LiVES.
5. Lightworks
Aplikasi ini dibuat bagi siapa saja yang ingin mencoba penyuntingan video dengan lebih profesional. Lightworks terbagi menjadi versi gratis dan berbayar, dan keduanya sama-sama memiliki fitur beragam. Lightworks juga dapat dipasang pada Windows dan Mac, tidak hanya pada sistem operasi Linux.
Versi berkas instalasi dapat diunduh melalui situs Lightworks dan didukung oleh dua jenis berkas yaitu *.deb (untuk linux Debian) dan *.rpm (basis Fedora).
6. Avidemux
Avidemux adalah salah satu aplikasi penyuntingan video berbasis open source. Cara instalasinya sama seperti Pitivi dan Blender, yaitu menggunakan perintah apt atau aptitude. Untuk versi Linux lainnya, berkas instalasi dapat diunduh melalui situs Avidemux. 
7. KDEnlive
Aplikasi ini lebih banyak dipasang pada Linux dengan desktop environment KDE. Selain kegiatan dasar pada penyuntingan video, KDEnlive juga dapat mengerjakan yang semi-profesional. Untuk instalasi, dapat melalui Ubuntu Software Center, atau dengan perintah di bawah ini:
$ sudo add-apt-repository ppa:sunab/kdenlive-release
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install kdenlive
Distro Linux lainnya, seperti Fedora/RHEL, dapat menggunakan berkas instalasi yang dapat diunduh melalui situs KDEnlive.
8. Cinelerra
Cinelerra adalah aplikasi untuk menyunting video yang dirilis sejak tahun 2002. Sejak perilisannya, aplikasi ini sudah banyak diunduh dan dipasang. Cinelerra didesain untuk pengguna pemula maupun advance. Fitur-fitur yang ada juga beragam dan memiliki user interface yang memudahkan para penggunanya. Mengacu pada halaman developer atau pengembang aplikasi ini, Cinelerra adalah aplikasi yang dibuat oleh seniman, untuk seniman.
Untuk memasang aplikasi ini pada Linux milik Anda, silakan mengikuti halaman instruksi instalasi Cinelerra. 
Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, berhubung aplikasi edit video yang terkenal dan commercial di Windows tidak dapat dipasang pada OS Linux, maka teman-teman dapat memilih salah satu dari daftar di atas sesuai penggunaan dan yang paling nyaman digunakan.
Akhir kata, selamat mengedit video! Dan jika ada komentar atau kritik dan saran, silakan tinggalkan di kotak komentar.
***

Sumber: Artikel dibuat berdasarkan pengamatan dan pengalaman pribadi saat menggunakan berbagai aplikasi editing video di sistem operasi Linux. Juga ada beberapa tambahan pengetahuan melalui https://www.tecmint.com/best-free-video-editing-softwares-for-linux/ 

0 thoughts on “8 Aplikasi Editing Video untuk Sistem Operasi Linux

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *