Instalasi Linux CentOS 7

Tutorial pada artikel kali ini akan memperlihatkan langkah-langkah instalasi CentOS 7. Contoh instalasi CentOS kali ini menggunakan VirtualBox dan bukan diinstal ke dalam bare metal. Namun untuk langkah-langkah instalasinya akan sama saja jika ingin install ke bare metal machine. ISO yang digunakan pada tutorial ini adalah ISO DVD lengkap (size sekitar 4GB). 

Untuk menginstall dengan ISO lainnya, silakan cek tautan berikut untuk mengunduh ISO: https://www.centos.org/download/
Requirements:
  • RAM minimal pada tutorial ini adalah 768 MB. Rekomendasi 1GB.
  • Disk minimal pada tutorial ini sebesar 20GB.
  • CPU: 1vCPU.
  • ISO CentOS 7, DVD version.
Proses Instalasi Centos 7:

    1. Setelah menyiapkan VM yang akan diujicoba dengan install CentOS, boot ISO CentOS ke dalam virtual DVD VirtualBox.
    2. Setelah mulai, bootable ISO akan masuk ke halaman instalasi CentOS. Pilih opsi Install CentOS 7, lalu tekan Enter. 


    3. Sistem akan booting media instalasi dan halaman Welcome akan muncul. Pilih bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi, lalu tekan Continue.

    4. Setelah memilih bahasa, menu akan dilanjutkan ke Installation Summary. Pada bagian bawah menu akan ada notifikasi tentang perlunya untuk mengerjakan opsi instalasi yang penting (ditandai dengan tanda seru warna kuning). Namun, kita bisa mulai dari semua opsi. Kali ini, mulai dari mengubah Date & Time pada sistem yang akan kita instalkan CentOS. Setelah memilih timezone yang tepat sesuai map, tekan tombol Done.

    5. Selanjutnya, pilih opsi Language Support. Pilih bahasa yang ingin diinstal ke dalam sistem. Kali ini, saya memilih Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.


    6. Setelah memilih bahasa, pilih opsi Keyboard layout. Pilih sesuai format standard (umumnya memakai layout English).

    7. Langkah selanjutnya adalah opsi Security Policy. Untuk profil keamanan ini, dapat dipilih yang sesuai keinginan, tergantung kebutuhan sistem. Jika membingungkan, silakan pilih default atau tidak perlu dipilih sama sekali, karena security ini dapat di-manage kembali setelah CentOS terinstal ke dalam sistem.

    8. Langkah selanjutnya adalah memilih media instalasi CentOS seperti HTTP, HTTPS, FTP, atau NFS. Namun, untuk hal ini dapat diabaikan saja dan pilih opsi Auto-detected installation media dan tekan Done. 

     
    9. Kemudian pilih opsi instalasi software atau packages CentOS yang diinginkan. Ada beberapa opsi yang dapat dipilih. Jika ingin instalasi minimal (software lainnya tetap masih bisa ditambahkan saat CentOS sudah terinstall), pilih Minimal Install. Untuk pengguna pemula yang ingin mencoba desktop environment CentOS, tinggal pilih opsi GNOME Desktop. Untuk yang ingin desktop berbasis KDE, silakan pilih opsi KDE Plasma Workspaces. Contoh pada instalasi ini, saya memilih GNOME Desktop.

    10. Pada bagian Installation Destination pilih device atau disk yang ada pada sistem, lalu pilih opsi “I will configure partitioning”, karena kita harus mempartisi /boot yang terpisah dengan partisi primer (/) juga akan mempartisi disk untuk swap.

    Note: swap ini akan menjadi virtual memory pada sistem operasi CentOS kita nanti. Saya biasanya mengkonfigurasi swap sebesar dua kali dari RAM yang di-attach ke mesin. Misalnya, RAM sebesar 1GB maka untuk swap akan diberikan 2GB. Hal ini tidak baku, hanya tergantung dari keinginan pengguna yang berbeda-beda.

    11. Pada halaman selanjutnya, setting partisi dengan memilih tipe partisinya lalu tekan tombol (+). Akan muncul mount point yang diinginkan.

    Untuk partisi yang saya buat dari size 20GB, kira-kira seperti di bawah ini:

    • /boot (pilih standard partition) ==> 500 MB
    • swap (pilih LVM partition) ==> 2xRAM, yaitu 1.5GB
    • / (pilih LVM partition, xfs) ==> sisanya, yaitu 18GB

    Kurang lebih hasilnya seperti gambar di bawah:

    12. Setelah tekan Done, akan muncul halaman konfirmasi. Jika belum sesuai dengan yang diinginkan, masih bisa cancel dan kembali ke menu partisi. Setelah sesuai tekan Accept Changes. 
    Note: Bagi yang disk-nya sebesar 2TB, sistem instalasi akan langsung melakukan format tabel partisi ke GPT (GUID Partition Table). Namun, bagi yang ingin menggunakan GPT pada disk yang lebih kecil dari 2TB, bisa menggunakan boot argumen saat awal boot (awal masuk pilihan instalasi), dan memasukkan argumen inst.gpt pada boot parameter.
    13. Setelahnya, setting opsi Network & Hostname. Setting hostname yang diinginkan dan pilih ON pada device ethernet. Namun, kali ini saya tidak pilih ON karena memang network-nya tidak dikoneksikan dahulu. Bagi yang ingin disetting sekaligus, tekan Configure setelah menyalakan Ethernet ke mode ON.
    14. Setelah semua disetting, tekan Begin Installation. 
    15. Sambil menunggu instalasi berjalan, setting password root dan buat user yang diinginkan. Jika tidak ada user yang ingin dibuat, user default akan menjadi root. User lain dapat dibuat setelah CentOS selesai dan dibuat melalui terminal untuk minimal install, atau lewat user account manager jika menginstall gnome desktop.
    16. Setelah instalasi selesai, proses instalasi akan menampilkan notifikasi untuk reboot atau restart sistem. Silakan reboot sistem.

    Selamat! Sekarang, CentOS 7 versi terbaru sudah selesai diinstall dan sudah dapat digunakan. Sebelum menggunakannya, jangan lupa untuk remove media instalasi seperti image CentOS yang sebelumnya di-attach pada sistem. Setelah itu, silakan mencoba berbagai fitur pada CentOS 7 yang fresh install. Enjoy!
    Enjoy your fresh installed CentOS 7 with GNOME desktop! 😀

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *